Inilah 5 Cara Merawat Mesin Mobil Yang Membuat Awet

Cara Merawat Mesin Mobil

Cara merawat mesin mobil sebaiknya memang selalu dilakukan secara rutin. Selain di bengkel, ada beberapa perawatan ringan yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Tujuannya adalah agar mesin mobil selalu dalam kondisi prima dan tidak mudah rusak.

Cara Merawat Mesin Mobil Agar Awet

Mesin mobil rawan mengalami korosi dan juga kerusakan. Biasanya hal ini disebabkan oleh karat, kadar kelembapan, atau justru panas yang berlebihan. Untuk menghindarinya, perlu dilakukan perawatan secara rutin. Berikut ini adalah perawatan mobil yang harus diperhatikan.

1. Melakukan Pemanasan Mesin Mobil

Memanaskan mesin mobil bertujuan untuk membuat cairan pelumas melapisi keseluruhan mesin secara merata. Dengan memanasi mesin sekitar lima hingga sepuluh menit sebelum digunakan berkendara, mesin terhindar dari gesekan yang dapat membuatnya aus. Cara merawat mesin mobil dengan memanasinya ini tidak perlu dilakukan setiap hari, jika kendaraan tersebut sering digunakan.

2. Rutin Mengecek Aki

Fungsi dari aki adalah untuk menyimpan dan manyelurkan aliran listrik ke komponen pada mobil. Jika aki rusak ataupun mengalami karat di beberapa bagian, dapat menyebabkan arus listrik terhenti. Akibatnya, mobil menjadi mogok. Oleh sebab itu, sebaiknya melakukan pengecekan rutin untuk memastikan kondisi aki.

3. Memilih Bahan Bakar Dengan Kadar Oktan Tinggi

Cara merawat mesin mobil yang selanjutnya adalah memastikan penggunaan bahan bakar dengan kadar oktan tinggi. Kadar oktan yang lebih tinggi akan lebih baik bagi mesin mobil. Bahan bakar beroktan tinggi menghindarkan mesin mengalami knocking. Selain itu, ruang bakar lebih bersih, sehingga tidak terdapat endapan karena proses pembakaran berlangsung sempurna.

Walaupun harganya lebih mahal, bahan bakar beroktan tinggi justru lebih hemat. Pembakaran yang lebih sempurna, membuat bahan bakar tidak cepat habis. Jadi, pengisian bahan bakar pun tidak terlalu sering. Tarikan mesin juga terasa lebih enteng dan akselerasi lebih halus tanpa hambatan.

Mengganti Oli
4. Tidak Terlambat Mengganti Oli

Oli memiliki fungsi sebagai pelumas agar mesin beroperasi dengan mulus tanpa tersendat. Pelumasan ini juga bertujuan untuk melindungi saat terjadinya gesekan-gesekan antar komponen mesin. Dengan demikian, setiap komponen mesin mobil akan lebih terjaga dari keausan.

Manfaat lain dari oli adalah sebagai pendingin bagi mesin. Jika sudah terlalu lama digunakan, kemampuannya sebagai pendingin akan menurun. Hal ini mengakibatkan mesin menjadi lebih mudah panas. Efeknya adalah mesin akan cepat rusak. Oleh sebab itu, ganti oli setidaknya setelah mencapai 5000 km.

5. Cara Merawat Mesin Mobil Dengan Melakukan Tune Up Rutin

Selain perawatan di rumah, mobil juga perlu dibawa ke bengkel untuk melakukan tune up. Tujuannya adalah untuk mengembalikan standar keseluruhan komponen mobil seperti semula. Pada saat tune up, mesin mobil akan dibersihkan dan disetel ulang agar dapat kembali beroperasi dengan baik.

Itulah tadi beberapa cara merawat mesin mobil yang dapat dilakukan secara rutin untuk menjaga performanya. Intinya adalah memastikan agar semua komponen bekerja dengan baik melalui pengecekan. Dengan demikian, dapat dihindari terjadinya kerusakan akibat adanya komponen maupun cairan mobil yang terlambat diganti.

Post a Comment

Copyright © Blog Otomotif. Designed by OddThemes